Bapenda Luwu

DETAIL BERITA

Penyerahan DHKP dan SPPT PBB-P2 Tahun 2019 Kepada Para camat
29 April 2019 13:30:26 93

Bupati Kabupaten Luwu Drs. H. Basmin Mattayang, Mpd. Dan Wakil Bupati Luwu Syukur Bijak, SE., Kamis (28/03/12019) pagi, menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak dan Pembayaran (DHKP) serta Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kepada para Camat, Lurah dan Kepala Desa.

Dalam sambutannya Bupati Luwu  mengatakan bahwa pajak merupakan kontribusi wajib kepada Daerah yang terutang oleh orang pribadi yang dipergunakan untuk keperluan Daerah demi kemakmuran Masyarakat, karenanya dimintakesadaran diri untuk berperan aktif dalam memenuhi kewajibannya membayar PBB. Potensi  PBB-P2 sendiri untuk TA 2019 adalah sebesar Rp.6.449.975.719.100.

Bupati Luwu menargetkan kepada para Camat untuk melunaskan pajak terhutang di kecamatannya dalam kurun waktu 7 bulan hingga oktober 2019 mendatang.

“Sebagai bentuk apresiasi, saya akan memberikan sebuah motor kepada para camat yang melunasi pajak terhutangnya tercepat. Untuk kecamatan yang pajak terhutangnya diatas 300.000.000”

Sebelumnya, Kepala BAPENDA Moh. Arsal Arsyad, S.STP dalam laporannya menjelaskan terkait peningkatan pelayanan kepada masyarakat serta bentuk tindak lanjut rencana aksi pemberantasan korupsi oleh KPK di Bapenda Kab. Luwu melaksanakan kerja sama dengan DPTMPTSP serta Bank SULSELBAR Cab. Belopa yang diawali dengan penandatanganan MoU antara Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) tentang Pengintegrasian data wajib pajak daerah dengan data penerbitan izin usaha, dan juga perjanjian kerja sama antara pemerintah Kabupaten Luwu dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Barat cabang Belopa tentang Penerimaan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) Secara Elektronik.

 

Usai penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama, Bupati Luwu didampingi Wakil Bupati Luwu dan Kepala BAPENDA melakukan pembayaran perdana PBB tahun 2019.